Jumat, 14 November 2014

OLAP (Online Analitical Processing)


OLAP adalah metode pendekatan untuk menyajikan jawaban dari permintaan proses analisis yang bersifat dimensional secara cepat, yaitu desain dari aplikasi dan teknologi yang dapat mengoleksi, menyimpan, memanipulasi suatu data multidimensi untuk tujuan analis. OLAP adalah bagian dari kategori yang lebih global dari pemikiran bisnis, yang juga merangkum hubungan antara pelaporan dan penggalian data. Database OLAP memiliki struktur skema tersendiri dan biasanya berupa suatu data warehouse. Namun tidak tertutup kemungkinan OLAP mengambil dari database operasional (transaksional) – ini dengan catatan database ini telah memiliki struktur rancangan yang “OLAP friendly.

Kelebihan OLAP :
  1. Dapat meningkatnya produktivitas bisnis, IT developers, dan seluruh organisasi
  2. Akses yang lebih terkendali terhadap informasi yang dapat meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan
  3. Mempercepat respon terhadap permintaan pasar.
  4. Mengurangi “backlog”pengembangan aplikasi bagi staf IT dengan membua tpemakai akhir dapat merubah schema dan membangun model sendiri.
  5. Penyimpana pengawasan organisasi melalui integritas data koorporasi sebagai aplikasi OLAP tergantung pada data warehouse dan sistem OLTP untuk memperbaharui sumber tingkatan data mereka.
  6. Mengurangi aktifita squery dan lalulintas jaringan pada sistem OLTP atau pada data warehouse.
  7. Meningkatkan hasil dan keuntungan secara potensial dengan mengizinkan organisasi untuk merespon permintaan pasarlebihcepat.

Kekurangan OLAP :
  1. Tidak terdapat fungsi untuk melakukan operasi pivot. Saat ini untuk melakukan operasi pivot dengan cara mengubah axis (baris dan kolom) dimensinya.
  2. Aplikasi OLAP belum memiliki fungsi updating yang berguna pada saat terdapat data hotspot terbaru.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda